Cloud Computing Delivery Model (SaaS) Dan Deployment Model .


Delivery Model & Deployment Model 


Delivery Model :

1. Software as a Service (SaaS).
SaaS merupakan layanan untuk menggunakan aplikasi yang telah disediakan – penyedia layanan mengelola platform dan infrastruktur yang menjalankan aplikasi tersebut.

2. Platform as a Service (PaaS).
 PaaS merupakan layanan untuk menggunakan platform yang telah disediakan – pengembang fokus pada aplikasi yang dibuat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan platform.

3. Infrastructure as a Service (IaaS)
IaaS merupakan layanan untuk menggunakan infrastruktur yang telah disediakan.

Deployment Model :

1. Public Cloud
Public cloud penggunaannya hampir sama dengan shared hosting, di mana dalam 1 (satu) server ada banyak pengguna.

2. Private Cloud
Private cloud hanya ada 1 (satu) pengguna dalam server. 

3. Hybrid Cloud
Hybrid cloud dapat digunakan untuk public atau private cloud.

4. Community Cloud
Community Cloud dapat digunakan bersama-sama oleh beberapa perusahaan yang memiliki kesamaan kepentingan Model penyebaran komputasi awan kadang sering disebut sebagai Cloud Storage.


Pada kali ini penulis akan membahas Studi Kasus mengenai Delivery Model-nya saja.

Manfaat SaaS / Cloud Computing

Manfaat utama SaaS adalah mengurangi biaya untuk semua orang yang terlibat. Vendor perangkat lunak tidak perlu menghabiskan ribuan jam untuk mendukung pengguna melalui telepon … mereka hanya akan memelihara dan memperbaiki satu salinan pusat produk secara online. 

Sebaliknya, pengguna tidak perlu mengeluarkan biaya besar di muka untuk membeli pengolah kata, spreadsheet, atau produk pengguna akhir lainnya. Pengguna sebaliknya akan membayar biaya sewa nominal untuk mengakses salinan pusat yang besar.

Kekurangan SaaS / Cloud Computing

Risiko cloud computing dan SaaS adalah bahwa pengguna harus menaruh tingkat kepercayaan yang tinggi ke vendor perangkat lunak online bahwa mereka tidak akan mengganggu layanan.

Di satu sisi, vendor perangkat lunak menyandera pelanggannya karena semua dokumentasi dan produktivitas mereka sekarang berada di tangan vendor. Keamanan dan perlindungan privasi file menjadi lebih diperlukan, karena Internet besar sekarang menjadi bagian dari jaringan bisnis.

Konfigurasi Dalam SaaS:

Pada dasarnya SaaS hanya memiliki 2 bentuk, yaitu Vertical SaaS dan Horizontal SaaS.

Vertical SaaS
SaaS dalam vertical berguna dalam menentukan data yang diperlukan dalam suatu sektor perusahaan yang spesifik, seperti sektor perusahaan software, kesehatan, agrikultur, dan keuangan.

Horizontal SaaS
SaaS dalam horizontal lebih berfokus pada sektor software saja, tetapi masih dalam lingkup perusahaan.

Sumber : 

Study Case :

1. Software as a Service (SaaS)
SaaS adalah metode untuk mengirimkan aplikasi perangkat lunak melalui Internet. SaaS dapat membantu user meng-host dan mengelola aplikasi perangkat lunak dan infrastruktur yang mendasarinya, serta menangani pemeliharaan aplikasi. 

SaaS adalah dimana ketika dikombinasikan dengan PaaS ( hardware Platform as a Service ), membentuk apa yang kami sebut  Cloud Computing. SaaS dan PaaS menggambarkan model bisnis pengguna yang masuk ke hub yang terpusat untuk mengakses produk perangkat lunak mereka. Pengguna hanya membuka file dan perangkat lunak saat online, hanya menggunakan browser web dan password . Ini adalah kebangkitan model mainframe tahun 1950-an dan 1960-an tetapi dirancang untuk browser web dan standar Internet.

SaaS + PaaS + IaaS sangat berkaitan. Karena infrastruktur tersebut sangat ketergantuangan satu dengan yang lainnya. SaaS menyediakan perangkat lunak melalui internet, lalu PaaS menyediakan layanan platform untuk menggunakan aplikasi yang dimuat oleh SaaS biasanya berupa design aplikasi, dan IaaS juga menyediakan virtualisasinya sehingga membantu dalam segi pembiayaan user.

Sumber :


Komentar